Pembisnis memang pintar memegang kendali..adapun cara bagi kalangan bisnis untuk menghemat biaya bisnis mereka dan menjamin kontinuitas profit pemilik/shareholdernya.
yaitu menjadikan KARYAWAN sebagai OBYEK.
salah satu penghematan itu. Strategi ini mungkin sudah sering kita
baca yaiu OUTSOURCING..well menurut gw sekarang lulusan IT memang harus bisa mempertanggung jawabkan gelar yg sudah di sandangnya..dengan adanya ide outsourcing yg diterapkan oleh kalangan bisnis membuat para lulusan IT garuk2 kepala...mau ga mau mereka harus bersaing keras untuk dapat bertahan..dan selalu ada kesempatan dalam kesempitan bro...dengan adanya fenomena seperti ini lo bisa memanfaatkannya untuk bekerja di luar negeri...nih salah satu yg gw dapet...
kenapa harus di luar negeri ? ini dia alasannya
Resesi memaksa perusahaan (terutama perusahaan start-up) untuk hemat dan memotong biaya, salah satu biaya yang mungkin dipotong adalah biaya tenaga kerja, perusahaan-perusahaan IT Eropa dan Amerika mungkin akan berpikir ulang untuk me-hire programmer di negara mereka sendiri, karena rata2 standar budget untuk me-hire programmer eropa atau US itu ndak murah
Nah solusinya, perusahan-perusahaan tsb akan semakin gencar mencari talenta-talenta di negara berkembang, mengapa ?,karena standard gaji untuk me-hire programmer di negara berkembang relatif kecil, sedangkan sebaliknya bagi programmer negara berkembang tersebut akan menguntungkan, karena mereka digaji dengan menggunakan $, nah pertanyaanya maukah kita orang indonesia mengambil kesempatan ini ?, India, Ukraina, Filipina dan negara2 Amerika Selatan sudah melakukannya..so menarik bukan ?, bila lo bergaji $, tapi hidup di indonesia yang terhitung cost-livingnya rendah...
sekian...(CMIIW)
Goodluck bro...
- Males nulis | lulus aja belom...
Goodluck bro...
- Males nulis | lulus aja belom...

0 komentar:
Posting Komentar